Tampilkan postingan dengan label Feel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Feel. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 November 2014

a piece of freedom


Sejatinya manusia akan sangat bahagia bila orang yang dicintainya bahagia, tidak peduli apa yang dirasakan, tak peduli seberapa banyak darah dan air mata yang diteteskan, sudah sebasah apa peluh yang  dikeluarkan, bahkan dada yang membusung dan tak bergerak untuk menahan rasa sakit saja tidak sebanding dibandingkan melihat rajukan penuh senyuman orang yang dicinta.

Hal yang sama seperti air dalam fatamorgana, penuh harap, melihatnya dan mencintainya. Kembali melihat bayangan gelap, seperti sudah memilikinya namun tidak dapat memeluknya. Terlihat fisiknya namun tidak bisa menggapainya. Ada di depan mata, mengejarnya dan mencoba menggapainya namun tidak akan pernah bisa menyentuhnya.

Manusia memang lucu, mereka mencintai apa yang menyakiti mereka, menyayangi apa yang akan menghancurkan mereka, dan rela mati untuk itu, semakin besar perasaan mereka akan semakin besar pula pengorbanan yang akan mereka lakukan dan anehnya, manusia lain tidak akan pernah sadar pengorbanan tersebut hingga mereka menemukan jasad yang mati dan kaku sudah tidak bisa berkorban lagi untuk mereka.

Tapi tidak papa, memang sudah konsekuensinya ...

Apa yang bisa dilakukan hanya bertahan, tetap fokus dan pandang kedepan.
Masa lalu memang tidak bisa kembali, tapi masa depan masih bisa diraih.
Konsekuensi yang akan datang harus digigit sekeras-kerasnya
Sesakit apapun cobaannya, seperih dan sebesar apapun luka yang akan terbentuk
Hadapi ...

Tidak perlu berharap pada sesuatu yang tidak akan terjadi
Tidak perlu meminta sesuatu yang tidak akan pernah diberi
Tidak perlu menjelaskan sesuatu yang tidak akan pernah dimengerti
Tidak perlu mencari sesuatu yang memang tidak pernah ada
Tidak perlu menunggu sesuatu yang tidak akan pernah datang
Bebaskanlah diri dari rasa bersalahmu
Tersenyum, dan tertawa sebisa mungkin tetap seperti itu

Meskipun harus menggunakan topeng untuk menciptakannya ......


Referensi gambar :
http://www.fanpop.com/clubs/random/images/30853363/title/freedom-photo

Selasa, 30 April 2013

Senja dalam Gelap



Seseorang menyulam sebuah kalimat cinta
Menghentak dan  menangis tersedu
Karena karyanya telah diciptakan 
Dipupuk kemudian menenggelamkannya dalam jurang


Pesona abu ini hanya ilusi untuk di cerca dan dimaki
Meratap dan masuk dalam kenistaan khayalan
Berada dalam jurang yang disebut mimpi
Tanpa mungkin berjumpa atmosfer dan cahaya

Dalam gelap yang menggema bebatuan
Aura biru kembali memasuki ubun ubun kepala
Merasuk dan berteriak merindu cahaya
Merindu matahari dan aroma rereumputan


Kini, jerat yang  disebar dalam tiap sudut mata
Menjadi alat untuk membutakan dari harapan dan fakta
Karena ternyata ...
Senyuman yang kau berikan seperti busa dan gelembung

Semua tampak ajaib dan indah, namun perih mengenai luka

Aku memang manusia biasa
Meratap dalam derit, dan terperangkap dalam mozaik bayangan jingga
Namun bukan kita yang salah
Bukan pula keadaan
Apalagi waktu ....

Referensi gambar :
http://welcometoadhyxecriture.blogspot.com/2010/01/terkurung-dalam-hitam-putih-ku.html

Senin, 15 April 2013

Rekognisi & Melodi



Sedikit lagi, hanya sedikit lagi kau akan menjadi angin yang lepas dari ku, melepaskan rasa aman dan menghapuskan rasa nyaman ku. 

Rekognisi perasaanmu seperti masa depan yang bisa di ramal dan di raba namun tidak bisa diyakini kebenarannya.

Ketika jalanmu sudah terbuka lebar dan kau harus pergi dari sini, tetaplah bertahan hingga aku mampu mengejarmu, menjadi angin yang hangat sama seperti dirimu.

Karena disini sudah mulai terasa apa yang akan terjadi, mungkin hanya satu pelukanmu yang membuatku yakin untuk menyerahkan dirimu pada waktu.

Jari jari ini mungkin tidak akan kembali terisi untuk waktu yang tidak sebentar, begitupun hati yang sudah tertutup rapat dengan bibit yang kau tanam, menunggu kau kembali atau membusuk jadi mimpi.   

Potongan kenangan yang terselip dalam buku, merona menjadi sebuah mozaik bayangan melodi
Kau yang datang, tentu suatu saat pasti akan pergi.

Tapi aku tak mau tahu

Meski harus meronta menahan perasaan yang sama, aku hanya punya satu
Bertahan mengejar dirimu

-Bunch of Love-

Minggu, 24 Maret 2013

The Misty Hallway



Aku bahagia dan aku bangga melihat mu tersenyum setelah penantian panjang dalam gelapmu
Aku senang tertawa bersamamu, sehabis melewati masa masa sulit yang kau hadapi sendiri
tanpa aku ...

Tapi jauh disana

Ada ketakutan besar yang berganti menghantui aku
Bayang bayang hampa dan cermin kusam
Merasuki mimpi dan mencambuk hari hari dan masa yang tenang
Sendiri ..

d' ombre ?

Memutar pita hitam kembali ke masa lalu
Melihat senyuman dan mendengar tawamu
Bersembunyi dari emosi dan menahan kesedihan mu
Perhatianmu, kesabaranmu, ketulusanmu 
Semua yang bahkan mampu menghangatkan aku

Kembali ?

Gerimis telah berubah arti menjadi sebuah romansa
Biru telah berubah menjadi siluet arti tulus dan cinta
Cokelat manis telah berubah menjadi senyum dan canda
Sunyi kembali menjadi arti yang sebenarnya

Akhirnya tiba waktu yang pasti akan datang
Detik yang meminta engkau dan mencabutnya kembali dari aku
Ini memang seperti kabut yang tebal
Dia berusaha menutup engkau dari aku

Dalam kebutaan ku tentangmu
dan kerinduan yang membeku
Ada banyak potongan kenangan indah bersamamu
yang mungkin kelak mampu menolongku

Hingga tiba waktu dan ramalan yang dijanjikan ...

Sabtu, 12 Januari 2013

The Mist and The Shining friends #1


Nyawa yang di dera mencoba menaklukan nusantara
Bila para pemuda tak ada yang menjejakan tanahmu lagi
Kelak kau harus percaya
Demi cinta, tanah dan air mu, kami akan kembali 
Tidak peduli pada tubuh yang mulai melemah
atau sudah berapa kantong muntah yang kami habiskan
atau berapa tetes minyak telon yang kami usapkan
bahkan harus berapa kali lagi kami minum pil pahit itu lagi
kami benar benar tak peduli
hanya satu tujuan, aku akan buktikan
Nusantara masih tetap indah
dan kau masih layak ada dalam impian dan cita cita
hingga nanti kami harus bersatu ketanahmu kembali
Mati

Enam bulan adalah waktu yang tidak sebentar, mempersiapkan pecahan mimpi dan nazar untuk menaklukan nusa tenggara, asia kecil nusantara. Ini bukan hanya perjalanan biasa layaknya perjalanan dengan agensi yang manja, ini adalah perjalanan yang berat, yang hanya bisa bertahan dengan cinta, persahabatan, kepercayaan, dan peduli. Ini juga bukan perjalanan yang sebentar, menjadi selempeng refleksi sejarah 11 hari yang tidak akan dilupakan seumur hidup, dimana hutan, ombak, daratan, pegunungan dan samudra nusantara ini jadi saksi.

udah ah seriusnya, hahahaha :D

by the way, akhirnya setelah mengumpulkan usaha dan niat untuk kembali mengisi blog ini, gue akan kembali menceritakan sedikit report perjalanan bersama sahabat sahabat gue tercinta. Perjalanan kali ini kita benar benar harus mengeluarkan semua perhatian dan kemampuan, butuh kurang lebih empat bulan persiapan.

Setelah gue, Antonius verdy, Siswanto, Winda dan ipid ngobrol ngobrol mulai membuka wacana untuk next trip kita setelah sukses dengan Dimaja Semar, akhirnya perjalanan dilanjutkan ke Yogyakarta, Mataram, dan Malang. Lebih jauh dengan waktu yang lebih lama pula. Tanggal pun diburu, dan akhirnya kurang lebih jatuh di tanggal 20/21 desember.  Oh ya kali ini mungkin si Verdy tidak ikut, karena bentrok natal, begitupun temen kita yang lain Eva Natalia.

Banyak keinginan dan cobaan yang muncul ketika masih dalam tahap penyusunan itenerari, ada yang mau kesini ada yang gak mau begini, contohnya gue yang mau banget kalo perjalan kita dilanjut sampai pulau komodo !, tapi setelah lihat hasil trip report kesana, kok sepertinya bahaya ya ? Malah bawa pacar lagi, sudahlah ahirnya luntur sudah rencana kesana.

Sambil menyusun itenerari, kita pun mulai mencari personil personil tambahan, animo sih banyak tapi sulit mencari yang mungkin serius dan sesuai sama spect kita, gak sulit cuma butuh orang yang mau diajak susah dan hemat :D

Akhirnya fiks sudah anggota yang akan berangkat nanti adalah gue Al Adip Indra M, Fitri Nur Laeli, Siswanto, winda Setyowulan, Riyan Budianoor, dan Regina. geng baru lagi nih :p, oh iya trip ini di usahakan untuk tidak ganjil, kenapa ? ya biar nanti masing masing ada temennya aja sih, di bus, di hotel atau dimanapun itu.

Karena kita ingin budjet travelers dan hemat, dengan bujet uang satu juta delapan ratus ribu kita harus mikir berusaha gimana caranya supaya kita udah bisa berangkat, main, makan, pulang pokoknya hidup selama sebelas hari itu. akhirnya kita pun bagi tugas, ada koord yang urus setiap kotanya, seperti winda yang urus semuanya di jogja, gue yang urus akomodasi perjalanan dan lombok, riyan yang urus semua hal malang, gina yang urus urus obat, wanto yang ngurusin konsumsi dan pacar yang ngurusin duit keluarga, eh kelompok.

Dalam penyusunan banyak suka dukanya, dimulai dari seneng dan heboh tapi di php'in sama diskon tiket promo kereta api, urusan jeep yang ruwet, tiket bus jogja yang penuh banget dan gak sesuai harapan, sampai musibah pembelian tiket wahana di bali sebesar 475 ribu gara gara gue yang mupeng di sebuah pameran. Kapok !

Aaah !, selama ini gue juga memikirkan suatu masalah besar, tanggal ulang tahun pacar berbarengan dengan acara jalan jalan ini T_T *diceritain di postingan lain*

Pada akhirnya tanggal 20 itupun tiba, hari kebebasan berliburan yang mengguncang jiwa raga, tapi lagi lagi kami tidak tahu, bahwa penyiksaan penyiksaan itu akan datang dimulai besok hari ketika matahari mulai terbenam .... *hening dan horror*

Tanggal 21 Desember 2012

Pagi itu langit sedikit berawan, setelah packing semalaman, masak buat bawa bekal wajib yang dibawa, gue hanya ngobrol ngobrol dengan orang tua dan sarapan bareng, suatu ritual yang udah lama banget enggak gue lakuin dari bertahun tahun lalu, dan akhirnya kerumah nenek sama ayah, buat pamit sama beliau mau mengembara ke bumi tengah nusantara.

Siang setelah sholat jumat di masjid tercinta, sesuai jadwal jam 1 siang gue harus pamit meninggalkan rumah, namun anehnya ayah gue mau berbaik hati nganterin, sungkan nolak akhirnya gue minta diantar sampai gerbang tol bintara supaya nanti mudah naik taxi menuju terminal lebak bulus. hemm hujan turun, pertanda.

Hujan angin besar yang gue rasain sepanjang perjalanan ke terminal udah ngehits banget di twitter agak khawatir banget sama sahabat gue yang berangkat di anterin si verdy dari para kosan mereka. Janjian di carefour lebak bulus, alhasil gue juga yang dateng duluan padahal udah di lambat lambatin biar mereka yang datang duluan -__-

Semua mata pada ngeliatin gue dan keril gue yang gedenya segabreg, rada ketawa miris ngeliat diri sendiri, dimana banyak orang pada bawa trolly isinya barang belanjaan nunggu taxi, gue nunggu mobil si verdy tapi bawa keril gede, de djavu di bandara yang salah tempat. Lama banget sih mereka !

Wah ! mereka datang, dan setelah taro barang, makan di kfc dan belanja dulu akhirnya hujan hujan kami menuju terminal lebak bulus langsung ke bus Ramayana Eksekutif 1 , perusahaan otobus favorit gue kalo ke yogyakarta, ikut pula teman kampus kami yang lain, geng haryo dkk yang akhirnya membuat setengah penumpang bus ini adalah anak trisakti :D

Bus yang janjinya keluar jam 4 sore ini pun tidak bisa keluar terminal karena macet yang parah, gue pun mulai khawatir, bagaimana mungkin bisa begini, bayangkan saja masuk tol saja jam 8 malam, masuk istirahat pertama  di Rumah Makan Markoni, pamanukan jam 12 malam. Kapan bisa sampai jogja ?! *mulai emosi*

Tanggal 22 desember 2012

Hari udah terang dan kita masih berada di tegal, ya Allah dalam hati terus berdoa supaya kita masih bisa mengejar bus jogja mataram yang berangkat jam satu siang dari jogja sana, kepanikan ini membuat tegang badan dan berujung jadi kekesalan pada supir, dan pada orang orang yang ketawa-tawa. Kesal tambah kesal karena bus berbelok ke RM Gerbang elok, Kendal untuk istirahat, ini sudah jam 7 woi !!

Jam 12 siang masih berada di tol Semarang membuat gue ketar ketir, bayangan ketinggalan bus mataram, lombok, malang, kejutan buat ultah pacar semuanya campur aduk bikin gue mual. Namun Selvy Widya sahabat gue dari SMP yang udah gue percaya buat ambil tiket bus kami ngebawa angin segar, Bus ke mataramnya bakalan telat !! Ah, baru kali ini kami semua bahagia dengan keterlambatan, surga !

Kurang lebih pas jam 3an kami tiba di terminal Jombor, langsung taro taro barang di agen OBL Safari Dharma Raya dan cek, Yes ! Bus belom dateng, gue pun langsung nemuin Selvy yang dibantu ismi untuk nge cek perangkat perangkat kejutan gue untuk ipid, dan ambil tiket busnya.

Setelah para ladies selesai ke kamar mandi giliran para gentlemen ini mandi, gue pun masuk kedalam kamar mandi dengan elegan tapi baru aja buka baju dan sekali ngeguyur badan ada suara ipid teriak teriak, "BUS NYA UDAH SAMPE, CEPETAN KITA UDAH DISURUH NAIK ! ". Oaaaaah jantung mau copot mandi ekspres cuma dapet sampoan doang dan nyabunin badan pake busa sampo, dengan panik gue selesaikan mandi, gosok gigi kilat, sholat asar dzuhur, dan ngibrit menuju agen buat ambil barang, ooh ternyata barang barang udah dimasukin ke bus, fuuuh. Untungnya pula sebelum mandi gue udah nemuin bus ini duluan dan memasukan barang barang kejutan itu dalam bus ini, Sempurna !.

Bus pun akhirnya berangkat, tapi lho Ipid dan Winda belom naik, waduh dengan agak gak enak akhirnya bus ini menunggu lagi, ternyata mereka beli nasi !

Oh iya makasih banyak ya Selvy Widya dan Ismiwati aisyah atas bantuannya di Jogja :D

Berkenalan dengan para crew OBL Safari Dharma Raya travego 1525 ini di awaki sama pak Robert, pak Badri dan pak Kopral, basa basi, nawarin makan, becanda becanda, akhirnya kami akrab, yes ! Bisa nyaman nih naik bus, pasti bus ini nyaman gak ada kendala sampe tujuan. :), *tapi ternyata bencana belum selesai*

Bus OBL Jogja-Mataram M1
Tiga di tengah, pak kopral, pak robert, pak bardi
Bus di supiri pertama kali oleh pak Robert, bergerak pelan karena macet (Lagi!) di jalan menuju Solo, Jawa Tengah. Tiba di agen Solo turun untuk pipis, foto, dan beli bakpau buat teman teman yang sepertinya kelelahan.


Jam 11,30an malam bus istirahat dan kita mulai makan malam di RM Duta, Ngawi Jawa Timur. Di rumah makan ini gue mulai tegang karena waktu ulang tahun ipid tinggal dikit lagi, dan gue juga mulai was was karena oh my God ! Gue Diare ! Diare disaat saat seperti ini, Tuhaaaan ! T_T.

Suasana di bus menuju mataram, NTB

23 Desember 2012

Waaah ipid ulang tahun, jadi inget rencana yang gue diskusiin sama winda, "kasih kejutannya di bus apa di selat bali ? ", ah karena kue ini gue khawatirkan meleleh akhirnya gue putuskan kalo pas jam 12 malam di bus. 

Di awali dengan sebuket bunga mawar ungu yang udah gue siapkan, gue mulai membuka pesta kecil kecilan ulang tahun ipid. Kue coklat yang udah gue prepare dengan penuh cinta pun mulai di ambil oleh riyan dan dinyalahkan lilin 21 nya, pak kopral dan pak badri yang sudah diajak oleh gue untuk bekerja sama ini pun akhirnya menyalahkan lampu bus, dan menyanyikan lagu " tiup supirnya, tiup supirnyaa .... " hahahahaha

Birthday cake

Gue gak tau lagi deh, semoga aja ipid seneng :), setelah membuat orang terganggu karena kita berisik dan lampu di nyalahin setelah berhasil foto foto dahulu akhirnya semua kembali senyap :). Tapi kejutan buat ipid yang lain belom selesai. Hadiah yang sudah gue kirim dengan darah dan air mata lewat JNE itu akhirnya di serahkan, sebuah box berwana biru dengan bungkus gemerlap ungu dibuka, box itu berisi 3 buah item 

1. Jam tangan digital
Gue ingat di satu waktu gue jalan, si ipid pernah berkata mau beli jam tangan digital pokoknya ada stopwatch nya. Aha !, selidik selidik hal ini diamini sahabat rei, fiks sudah.

2. Dompet
Gue sering liat dompetnya, barangnya udah kurang bagus tapi masih tetap digunakan, akhirnya setelah konsultasi sama wiji sang sepupu gue, gue pun mulai hunting dan fiks pula membeli ini, hingga akhirnya suatu hari ipid bilang, "Aku dibeliin dompet sama babeh ", Oaaaaaah ! Hati ini hancuuuur T_T, seperti de djavu masa lalu, ini terjadi sekarang sama gue. Tapi barang sudah dikirim, susah kalo harus diganti lagi :(. Maaf ya sayang semoga masih berguna untuk mu. 

3. Bingkai & Foto
Yah kalo ini sih biar dia inget gue aja, apalagi ? ;p

ciee :*
Becanda, dicubit cubit, digigit eh akhirnya gue mulai agak relaks :)

Menjelaskan kenapa dan kenapa sama ipid gue masih mencari arti dari senyuman wajahnya, berharap dengan sangat semoga dia gembira dan suka. Eh, masih ada satu kejutan lagi, boks besar yang gue minta winda untuk mindahin dan simpen dari kolong kursi itu akhirnya diberikan lagi kepada empunya, Boneka beruang dengan headset putih besar dan mp3 palyer kini sudah berada di pelukannya. *Plong jiwa ini *  

gue, ipid sama anak baru, edi  :) *sayang ida ga ikut*
Sudah kurang lebih 5 bulan gue mempersiapkan ulang tahun ini, banyak orang yang dilibatkan dan gue sangat berterima kasih pada semuanya, karena lumayan sulit juga ternyata mempersiapkan kejutan saat kita jalan jalan seperti ini, untungnya dengan sedikit rekayasa rekayasa kejutan ini mungkin berhasil dan gue bisa tidur dengan sangat sangat tenang sampai pagi :)



Bersambung...

Senin, 10 Desember 2012

a Letter Behind the Horizon :)





Lebih dari setahun aku bersamamu, merasakan buah hasil tanaman yang selalu kita pupuk dan kita siram di luasnya hati dan jiwamu. 

Kau tahu, aku memanglah seperti ban hitam yang akan botak tergerus aspal yang panas, demi berusaha membawa dan menahan beban hingga tujuannya benar benar tamat. 

Kau pun tahu, jalan hidup yang lebar dan panjang ini tak surut akan cobaan seperti ranjau paku, dan lubang yang akan berusaha menghentikan perjalanan atau sekedar menyimpangkan tujuan kau dan aku.

Seperti yang aku selalu ucapkan padamu dari dahulu, semoga kebaikan doaku, kamu, kita, mereka akan terkabul dan terwujud menjadi satu. 
Harapanku terhadapmu terlampau besar jika harus aku urutkan angka demi angka atau abjad demi abjad. 

Terkadang aku memang selalu membuat mu bersedih dan terluka, membuat mu marah dengan batasan batasan yang ku tegakkan, menahan perihnya sayatan ucapanku yang tajam, dan bingung atas tingkahku yang menjemukanmu.

Tapi kau harus tau, senyuman dan cinta ku lebih besar dan tulus dari bayang yang selalu mengikutimu. Senyumanmu untukku adalah sumber yang selalu menjadi energi pengganti untuk aku hidup lebih damai dan bahagia. Aku nyaman bersamamu.

Aku memanglah ban hitam yang akan menopang segala impian mu, aku pun bisa tergelincir memasuki hutan yang suram. Tapi percayalah, aku akan membawanya dengan sekuat tenaga, menghindari bahaya, membawanya dengan darah dan nyawaku.
Permintaanku hanyalah satu, harapanku padamu hanya satu.

Jangan pernah kau coba injak rem ini dan menghentikan aku, hingga cinta yang kubawa untukmu terpelanting, menuju tempat sampah yang kotor. Biarlah dia sampai kepadamu sebagaimana mestinya.

Karena dari bawah langit ini, sungguh engkau adalah tempat yang kutuju atas segala angan dan harapan besarku.

*Terima Kasih sayang, buat rantai memorinya :) :* :)
Baca doang ga kasih komen ? Ga gaul cuy !